Komputer, dalam sejarahnya, tidak langsung disebut komputer. Orientasi, penggunaan dan kemampuannya pun jauh berbeda dari komputer sekarang. Jika pada awalnya cikal bakal komputer hanya berorientasi untuk masalah perhitungan dan masalah matematis, kemudian berkembang menjadi pengolah kata, maka komputer sekarang justru menjadi alat penyedia informasi dan berkomunikasi. Perubahan fungsi ini pasti mengalami banyak pergumulan dan didasari dengan berbagai alasan atau tujuan. Setiap penemuan baru biasanya mengacu pada penemuan sebelumnya dengan mengamati permasalahan yang dihadapi dan bagaimana cara menyelesaikan masalah tersebut. Penemuan selanjutnya sudah selayaknya lebih dari penemuan yang ada, karena disitulah arti kemajuan. Setiap penemuan selalu menghasilkan sesuatu yang tidak hanya untuk penemunya, tapi juga untuk orang lain yang mungkin menghadapi masalah yang sama, atau yang dapat mengambil manfaat dari hasil penemuan itu. Dengan berulangnya siklus ini, masyarakat berkembang dan maju.
Secara bahasa komputer berasal dari bahasa latin yaitu computare yang berarti to compute atau dalam bahasa kita berarti alat hitung. Sedangkan menurut pengertian komputer adalah suatu peralatan elektronik yang dapat menerima input, memproses data dan memberikan output berupa informasi.
Tiga proses ini dikerjakan secara satu kesatuan antara perangkat keras (Hardware) dan perangkat lunak (Software). Tiga proses tersebut dibangun dan dijalankan oleh perangkat otak (Brainware).
Data yang diterima oleh komputer berupa karakter, bilangan, gambar, dan suara. Data tersebut diubah menjadi bentuk yang dapat dimengerti oleh mesin pemroses yaitu angka 0 dan 1. Kedua bilangan tersebut adalah bilangan biner. Di dalam mesin komputer, data apapun diwakili oleh kombinasi 0 dan 1.
Satuan data yang disimpan komputer adalah Byte. Satu byte mewakili 1 karakter atau 8 bit.
Bit adalah singkatan dari Binary Digit (digit bilangan biner). Jadi 1 byte terdiri dari 8 kombinasi angka 1 dan/atau 0, misalnya 0100 0010. Byte mewakili satu karakter ASCII (American Standard Code for Information Interchange). Jumlah karakter ASCII adalah 256 karakter yang terdiri dari alpabet a-z, A-Z, 0-9, dan simbol-simbol. Masing-masing karakter diwakili oleh suatu bilangan. ASCII adalah karakter-karakter yang dijadikan standar untuk pertukaran informasi secara internasional.
Komputer dapat menyusun data dalam bentuk 1 dan 0. Data diletakkan dalam “chips” atau dalam “memory” dari komputer dalam bentuk gelombang listrik: bila terdapat sedikit saja aliran listrik masuk ke dalam area tertentu dari “chip” tersebut maka komputer akan menginterpretasikannya sebagai SATU. Bila tidak ada masukan aliran listrik, komputer akan menginterpretasikannya sebagai NOL. Kumpulan dari 1 dan 0 akan membentuk sebuah angka atau huruf. Sebagai contoh: 01001110 dapat membentuk huruf A. Anda tidak perlu mengetahui bagaimana sebuah komputer bekerja untuk menggunakan komputer itu sendiri. Tapi anda perlu memahami beberapa bagian dari komputer (yang disebut “hardware”) dan instruksi-instruksinya untuk menggunakan informasi (yang disebut “software”). Untungnya penggunaan komputer saat ini jauh lebih mudah dibanding 50 tahun yang lalu









0 komentar:
Posting Komentar