Kamis, 28 April 2011

Nvidia GeForce GT 520 untuk Entry Level Telah Resmi Dirilis

Setelah beberapa rincian tentang GT GeForce 520 sempat bocor beberapa waktu yang lalu, pada akhirnya Nvidia jadi juga merilis secara resmi kartu grafis entry-level terbarunya tersebut ke pasaran baru-baru ini.
GeForce GT 520 besutan Nvidia ini didasarkan pada GF119 core yang memiliki hubungan dengan arsitektur Fermi. Dan ini kabarnya memiliki kesamaan dengan kerabat terdekatnya yaitu GeForce GT 410M dan 520M. Dengan kehadiran kartu grafis terbaru ini praktis akan menggeser keberadaan kartu grafis GeForce GT 220 yang telah ada sebelumnya.
Solusi terbaru Nvidia ini mengadopsi sebagian dari GPU GF108 dan mengemas 48 stream processor, 8 texturing unit, unit 4ROP serta memori interface 64-bit. Selain itu, juga terdiri dari video frame buffer DDR3 yang berkapasitas hingga 2GB dan memiliki clock referensi sebesar4 900MHz (1.8GHz data rate).
Core tersebut bekerja pada kecepatan 810MHz s/d 1620MHz. Dan seperti yang biasanya terjadi dengan GPU entry-level, frekuensi pengoperasiannya pun kemungkinan sedikit berbeda dan tergantung pada pelaksanaannya.
TDP yang adapun hanya 29W saat kartu terisi penuh. Sedangkan konsumsi listrik pada saat tidak digunakan (idle) kabarnya hanya sekitar 10W saja.

Sama seperti kebanyakan kartu grafis entry-level besutan Nvidia lainnya, GeForce GT 520 kabarnya juga dapat mendukung DVI, D-Sub dan HDMI 1.4a output video dan power disediakan melalui slot PCI Express.
Sekarang ini cukup sulit untuk mereview kinerja GeForce GT 520 yang ada. Namun berdasarkan hasil 3DMark yang telah bocor sebelumnya kabarnya kartu grafis terbaru besutan Nvidia ini lebih cepat 30% dibanding dengan GPU Intel HD 3000 yang digunakan oleh prosesor Sandy Bridge.
Perusahaan seperti Asus, Gigabyte, MSI, Sparkle, PNY dan ZOTAC telah mengumumkan model kartu grafis berdasarkan GeForce GT 520 tersebut. Dan mengenai harganya sendiri, kartu grafis entry level Nvidia GeForce GT 520 ini kabarnya dibandrol sengan harga 60 USD atau 600 ribu rupiah per unitnya.

Berikut spesifikasinya:















sumber : berita teknologi

Transcend StoreJet 25H3P HardDisk Eksternal Terbaru 1 TB dengan USB 3.0

Transcend menambah produk baru pada lini eksternal hard drive sebanyak dua biji yaitu 2 model baru. Yang pertama adalah  StoreJet 25H3P yang telah menggunakan antarmuka SuperSpeed ​​USB 3.0, dan StoreJet 25H2P yang masih dengan USB 2.0, keduanya dilengkapi dengan kapasitas penyimpanan 1TB.  Kedua harddisk eksternal StoreJet baru ini datang dengan casing keras diperkuat yang mendistribusikan kekuatan dampak dan menggunakan karet anti-slip. Menurut perusahaan, mereka telah lulus tes  drop-test ala militer AS yang ketat.
StoreJet 25H3P menawarkan hingga 90MB / kecepatan transfer, berkat koneksi USB 3.0. Versi dengan USB 3.0 drive harga nya $ 205 sedangkan  StoreJet 25H2P lebih murah yaitu $ 185.

sumber : berita teknologi

Intel Sandy Bridge-E bisa Ngebut Sampai 3.9 Ghz dengan Turbo Boost

Meski prosesor Intel Sandy Bridge-E bakal hadir beberapa bulan ke depan tapi detil tentang prosesor ini muncul terus dan informasi terakhir mengabarkan bahwa CPU ini dapat mencapai kecepatan 3.9 Ghz bila fitur Turbo Boost diaktifkan.
Prosesor Sandy Bridge-E mentargetkan pengguna antusias yang menginginkan performa terbaik dari sistem dan akan menggantikan CPU seri 900 dari Core i7. Intel akan meluncurkan 3 model Sandy Bridge-E, yang pertama model Extreme Edition dengan 6 core, 5MB Level 3 cache dan stock frequency 3.3GHz. Model kedua tetap dengan 6 core tapi dengan 12MB L3 cache dan base clock hanya 3.2 Ghz, yang terakhir hanya 4 core dengan 10MB L3 cache dan clock speed 3.6 Ghz.
Bicara Turbo, CPU model Extreme Edition dan model quad core dapat mencapai 3.9 Ghz sedangkan tipa 3.2 Ghz chip 6 core hanya mencapai 3.8 Ghz pada mode Turbo. Prosesor Sandy Bridge-E ini akan menggunakan soket LGA 2011 dan chipset baru bernama X79.
Teknologi baru ini akan menghadirkan dukungan sampai 10 SATA 6Gbps, dual x16 PCI Express utk graphic card, atau quad x8 graphic card.

sumber: berita teknologi