Telah diketahui bahwa program adalah sekumpulan instruksi yang digunakan untuk mengatur perangkat keras komputer agar melakukan tindakan tertentu. Kegiatan yang berkaitan dengan penulisan program biasa disebut dengan pemrograman.
Karakteristik bahasa pemrograman bergantung pada tujuannya, sebagai contoh, program yang ditujukan untuk pemrosesan secara batch berbeda dengan program yang ditujukan untuk pemrosesan real-time.
Evolusi bahasa Pemrograman
Bahasa-bahasa yang digunakan untuk mengatur perangkat keras telah mengalami evolusi beberapa kali . Sampai sejauh ini dikenal adanya 5 generasi bahasa pemrograman.
Bahasa pemrograman generasi peratama
Menggunakan bahasa mesin untuk menyatakan instruksi bagi komputer. Tentu saja bahasa ini sangat sulit dipahami oleh orang awam dan sangat membosankan bagi pemrogram, selain itu setiap mesin memiliki kode tersendiri.
Bahasa pemrograman generasi kedua
Menggunakan bahasa rakitan sebagai pengganti kode-kode biner, digunakanlah kependekan dari kata-kata, misalnya MOV untuk menyatakan “Move” dan JNZ yang berati “jump non-zero” atau “lompatlah kalau tidak sama dengan nol”. Bahasa ini sedikit lebih mudah dipahami daripada bahasa mesin karena mengingat perintah dalam kata-kata yang dipendekan lebih mudah daripada mengingat deretan angka biner.
Bahasa pemrograman generasi ketiga
Bahasa pemrograman generasi ketiga menggunakan pendekatan procedural. Sebagai bahasa pemrograman perlu menuliskan instruksi-instruksi yang rinci agar komputer melaksanakan tugasnya. Program ditulis dengan menggunakan kata-kata yang biasa dipakai manusia, seperti WRITE untuk menampilkan sesuatu ke layar dan READ untuk membaca data dari keyboard.
Namun mengingat komputer sesungguhnya hanya mengenal kode dalam bentuk biner, program yang ditulis oleh pemrogram perlu diterjemahkan kedalam bahasa mesin dengan menggunakan perangkat lunak yang disebut penerjemah bahasa (language translator). Program penerjemah inilah yang mengubah program beraras tinggi (yang disebut sebagai kode sumber atau source code) ke dalam kode mesin (yang disebut sebagai kode objek atau object code).
Penerjemah dibedakan menjadi :
1. Kompiler
Adalah program penerjemah yang mengkonversi semua kode sumber menjadi kode objek. Hasil berupa kode objek inilah yang bisa dijalankan oleh komputer. Perlu diketahui proses untuk melakukan penerjemahan biasa disebut kompilasi.
2. Interpreter
Adalah program yang menerjemahkan per satu instruksi dalam kode sumber dan kemudian segera menjalankan instruksi yang telah diterjemahkan tersebut.
Bahasa pemrograman generasi keempat
Bahasa pemrograman ini dirancang untuk mengurangi waktu pemrograman dalam membuat program sehingga diharapkan produktivitas pemrograman meningkat dan program dapat dibuat dalam waktu yang lebih pendek. Bahasa pemrograman generasi keempat biasa dikenal dengan sebutan 4GL dapat dipakai oleh pemakai yang kurang mengetahui hal-hal teknis tentang pemrograman tanpa bantuan pemrograman professional.
Bahasa generasi keempat mendukung :
- Pembangkit program (application/program generator)
- Pembangkitan laporan (report generator)
- Bahasa query (biasanya menggunakan SQL), dan
- Pembangkitan gambar (graphics generator).
Contoh bahasa generasi keempat :
- Oracle
- Informix
- Sybase
- PowerHouse
- Access
Bahasa pemrograman generasi kelima
Merupakan kelompok bahasa pemrograman yang ditujukan untuk menangani kecerdasan buatan (artificial intelligence). Kecerdasan buatan adalah disiplin ilmu komputer yang mempelajari cara komputer meniru kecerdasan manusia. Berbagai aplikasi kecerdasan manusia adalah seperti berikut :
- Pemrosesan bahasa alami (natural language processing) yakni mengatur komputer agar bisa berkomunikasi dengan manusia melalui bahasa manusia (inggris,spanyol,perancis,indonesi dan sebagainya).
- Pengendalian robotika dengan sensor mata
- Aplikasi sistem pakar (expert system) yang meniru seorang pakar dibidang tertentu sehingga bisa menghasilkan nasihat atau pemikiran yang setara dengan seorang pakar.
Semoga dapat bermanfaat^^









0 komentar:
Posting Komentar